Kamis, 23 September 2010

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil penelitian
4.1.1. Persiapan Penelitian
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh peneliti sebelum melaksanakan penelitian. Persiapan tersebut dilakukan agar penelitian dapat berjalan dengan prosedur yang telah ada sehingga tujuan penelitian dapat tercapai sebagaimana mestinya. Adapun persiapan yang dilakukan, yaitu:
a. Membuat surat izin penelitian
Surat penelitian dibuat karena untuk melaksanakan penelitian di suatu lembaga harus memerlukan izin dari pihak lembaga tersebut. Dengan perizinan itu peneliti bisa melakukan penelitian di lembaga yang dituju, yaitu dalam hal ini di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Indralaya. Surat izin penelitian tersebut dibuat terlebih dahulu melalui pengantar dari pihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sriwijaya (Unsri) yang telah ditandatangani oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik atas nama Dekan FKIP Unsri. Setelah mendapatkan surat pengantar dari Fakultas, barulah surat izin penelitian tersebut dibuat melalui Kementrian Pendidikan Nasional Ogan Ilir (OI) yang ditandatangani oleh Sekretaris Dinas Pendidikan atas nama Kepala Dinas Pendidikan Ogan Ilir yang ditujukan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Indralaya. Selanjutnya, setelah mendapatkan izin dari Kepala Sekolah maka peneliti bisa melaksanakan penelitian yang telah direncanakan.
b. Uji coba instrumen penelitian
Uji coba instrumen penelitian perlu dilakukan sebagai langkah persiapan alat ukur (skala psikologi) yang akan digunakan dalam penelitian. Dengan uji coba ini, alat ukur yang digunakan dapat diketahui validitas dan reliabilitas karena suatu alat ukur dikatakan baik dan tepat sasaran jika alat ukur tersebut sudah diuji kevalidtan dan reliabilitasnya. Bagi item yang tidak valid/reliabel akan dibuang dan sebaliknya untuk item yang valid/reliabel akan digunakan sebagai alat ukur untuk penelitian.

c. Observasi awal tentang kondisi sekolah
Observasi sebelum melaksanakan penelitian juga dilakukan oleh peneliti sebagai pengumpulan data awal tentang kondisi di SMA Negeri 1 Indralaya dan kondisi siswa-siswanya. Kondisi sekolah perlu diketahui agar hal-hal yang diperlukan dalam penelitian dapat terpenuhi. Dalam hal ini waktu yang memungkinkan untuk mengadakan bimbingan kelompok serta ada atau tidaknya ruangan yang akan dipakai sebagai tempat kegiatan bimbingan konseling. Selanjutnya, observasi ini dilakukan untuk mengetahui kondisi awal siswa-siswa yang akan diikutsertakan dalam penelitian. Dalam hal ini menyangkut siswa kelas mana yang akan dipakai untuk uji coba instrumen dan siswa di kelas mana yang tepat untuk dijadikan kelas eksperimen. Observasi awal ini juga dirasa perlu oleh peneliti sebagai langkah awal untuk mengakrabkan diri dengan seluruh warga yang ada di sekolah yaitu dengan kepala sekolah, para staf, guru-guru dan siswa-siswanya. Semuanya perlu disiapkan agar penelitian dapat berjalan dengan lancar dan teratur.


4.1.2 Pelaksanaan penelitian
Penelitian dilaksanakan mulai dari tanggal 26 Juli sampai tanggal 26 Agustus 2010 di SMA Negeri 1 Indralaya. Pada tanggal 26 Juli 2010 peneliti melakukan observasi kesekolah dan wawancara dengan koordinator guru pembimbing, untuk mengetahui keadaan sekolah dan siswa yang bermasalah dengan motivasi belajar, dari hasil wawancara didapat keterangan bahwa kelas XI IPA 1 termasuk siswa yang banyak bermasalah dengan motivasi belajar. Setelah itu koordinator memberi kesempatan kepada peneliti untuk mendapatkan data lebih banyak lagi tentang siswa yang bermasalah dengan motivasi belajar melalui guru pembimbing dan wali kelas XI IPA 1. Peneliti meminta leger kepada wali kelas guna mendapatkan hasil prestasi belajar siswa semester lalu. Adapun dari leger prestasi belajar siswa yang memiliki rangking 10 terbawah itu merupakan indikasi dari rendahnya motivasi belajar siswa. Disamping itu penentuan subjek melihat skor motivasi belajar siswa yang rendah dari total siswa yang mengikuti pre-tes sebanyak 32 orang siswa. Sehingga peneliti akan menjadikan mereka yang memiliki skor motivasi belajar rendah dan prestasi belajar yang rendah sebagai subjek penelitian. Setelah observasi dan wawancara dilakukan, peneliti merencanakan untuk melaksanakan pre-test pada siswa kelas XI IPA 1.
Pada tanggal 27 Juli 2010 peneliti melakukan pre-test untuk mengetahui motivasi belajar siswa sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok. Berdasarkan hasil analisis skor pre-test skala psikologi motivasi belajar siswa, terdapat 8 siswa yang memiliki skor motivasi belajar yang rendah. Dan pada tanggal 31 Juli 2010 peneliti menginformasikan hasil pre-test kepada koordinator guru pembimbing dan wali kelas setelah dikomunikasikan akhirnya di dapatlah 8 orang subjek yang akan dijadikan sample penelitian ini. Selanjutnya peneliti menginformasikan hasil pre-test kepada subjek penelitian dan meminta kesediaan siswa untuk mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok serta mengatur jadwal pertemuan sebanyak 3 kali bimbingan kelompok.
Pada tanggal 10 Agustus 2010 di lakukan post-test untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa setelah mendapat layanan bimbingan kelompok. Berikut keterangan jadwal pelaksanaan penelitian:
Tabel 5.

4.1.3        Hasil Penelitian

4.1.3.1 Hasil pre-test
Berdasarkan hasil analisis pre-test pada siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 32 orang terdapat delapan orang yang menjadi subjek penelitian. Mereka terpilih sebagai subjek penelitian karena dari hasil pre-test, mereka termasuk dalam kategori siswa  yang motivasi belajar rendah. Mereka terdiri dari delapan orang yang mendapat skor motivasi belajar rendah.
Tabel. 6
Hasil Pre-test

 
Indikator 1       : Durasi kegiatan
  (berapa lama kemampuan penggunaan waktunya untuk melakukan kegiatan).
Indikator 2        : Frekuensi kegiatan
  (berapa sering kegiatan dilakukan dalam periode waktu tertentu)
Indikator 3       : Persistensi
  (ketetapan dan kelekatannya) pada tujuan kegiatan
Indikator 4       : Ketabahan, keuletan dan kemampuannya dalam menghadapi    
                          tantangan.
Indikator 5       : Devosi (pengabdian) dan pengorbanan (uang, tenaga, fikiran 
                          bahkan jiwanya atau nyawanya) untuk mencapai tujuan.
Indikator 6       :  Tingkatan aspirasinya
(maksud, rencana, cita-cita, sasaran atau target dan idolanya) yang   hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan.
Indikator 7       :  Tingkatan kualifikasi prestasi atau produk atau output yang
    dicapai dari kegiatannya (berapa banyak, memadai atau tidak,
     memuaskan atau tidak).
Indikator 8       :   Arah, sikapnya terhadap sasaran kegiatan.


            Dari tabel dapat dilihat kondisi awal siswa sebelum dilaksanakan layanan Bimbingan Kelompok. Dari hasil pre-test didapatkan 8 orang siswa yang memiliki skor motivasi belajar rendah.

4.1.3.2  Hasil Pengamatan
Untuk mengetahui hasil pengamatan yang telah dilakukan selama proses Bimbingan kelompok berlangsung dapat dilihat pada tabel dan laporan kegiatan bimbingan kelompok berikut ini:
 Tabel.7
Hasil Pengamatan

Minggu, 12 September 2010

Kiat meningkatkan kualitas sperma

Biasanya orang yang sering melakukan onani/masturbasi sperma/air maninya akan encer.

Berikut ini merupakan kiat-kiat meningkatkan kualitas sperma :
  • 1. Olahraga
    • Disarankan 3x Seminggu (Minimum 1x dalam 1 minggu)
  • 2. Berhenti merokok
  • 3. Hindari memakai celana ketat/panas
  • 4. Makanan yang tepat
    • - Coba untuk makan makanan rendah lemak, protein tinggi,

Di bawah ada artikel selengkapnya tentang 6 Tips bagaimana
meningkatkan kualitas sperma :

6 Tips bagaimana meningkatkan kualitas sperma

Anda ingin meningkatkan peluang memiliki anak atau hanya sekadar ingin ejakulasi dengan tingkat sperma dan air mani yang tinggi? Sperma yang banyak merupakan satu tanda sistem reproduksi yang sehat.

Tidak diragukan memiliki air mani dan sperma yang lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama, termasuk meningkatnya hasrat seks. Jika Anda ingin menyirami pasangan dengan cinta sekaligus menjadi seorang calon ayah, inilah beberapa tips untuk memperbaiki dan meningkatkan jumlah sperma:

Berhenti merokok
Jika Anda seorang perokok saat ini, berhentilah. Selain menyebabkan napas tak sedap, merokok juga dapat memengaruhi jumlah sperma. Penelitian menujukan perokok memiliki jumlah sperma lebih kecil dibanding pria yang tidak merokok.

Hindari memakai celana ketat dan panas
Testis perlu memiliki suhu lebih sejuk dibanding bagian tubuh lain karena itu memakai celana dalam atau celana panjang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitarnya panas. Sedapat mungkin usahakan tidak mengenakan celana dalam sewaktu tidur untuk menjaga suhu tetap sejuk.

Mulailah makanan makanan yang tepat
Diyakini atau tidak, pola makan akan memengaruhi produksi sperma. Cobalah makan makanan rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan.

Kurangi hubungan intim dan masturbasi
Banyak pria mengeluhkan air mani mereka sedikit dan encer. Semakin banyak ejakulasi, semakin berkurang kekentalalan air mani tersebut. Jika Anda melakukan hubungan intim setiap hari atau lebih buruk lagi masturbasi akan berpengaruh pada jumlah sperma dan kekentalan air mani itu sendiri.

Kurangi alkohol
Alkohol dapat memengaruhi fungsi liver yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan memengaruhi produksi sperma. Sebaiknya hentikan minum alkohol mulai saat ini apabila Anda tidak ingin kehilangan jumlah produksi sperma.

Mencoba suplemen alami
Obat-obatan buatan pabrikan mungkin bisa menghalangi produksi sperma, sementara suplemen alami diyakini dapat meningkatkan produksi sperma, seperti L-carnitine yang ditemukan dalam daging merah. Selain itu, susu merupakan asam amino alami yang dapat meningkatkan produksi sperma.

Folic acid atau asam folat ketika digabung dengan seng dapat meningkatkan produksi sperma, L-arginine yang ditemukan dalam kacang-kacangan, telur, daging, dan wijen juga memiliki khasiat yang sama, termasuk vitamin E dan selenium yang dapat memperbaiki kecepatan dan konsentrasi sperma.

--------------------------------------------------------------

Untuk melihat artikel-artikel tentang mengatasi kecanduan
onani atau masturbasi, pornografi, sex dan lain-lain bisa
dilihat pada link di bawah ini :

http://obat-kecanduan.blogspot.com/2009/04/index-artikel-obat-kecanduan-onani-sex.html

Dampak buruk Onani/Masturbasi adalah :

  • -> Secara Fisik

    • - Dengkul kopong/lutut kppong
    • - Penurunan daya ingat dan Konsentrasi
    • - Sperma Encer
    • - Pengaruh untuk kesuburan
  • -> Secara kejiwaan

    • - Mempengaruhi kejiwaan
    • - Penyendiri
    • - Menjadi orang yang tidak percaya diri
    • - Rasa bersalah
    • - Rasa berdosa
    • - Cepat mudah marah
Apa yang disarankan untuk orang yang kecanduan onani/
masturbasi?

Selain itu orang yang kecanduan masturbasi/onani disarankan
harus banyak olahraga (rutin tetapi jangan berlebihan,
banyak makan (terutama yangmengandung karbohidrat)
dan banyak minum kalsium terutama untuk yang terkena
dampaknya terhadap fisik pelaku (Dengkul kopong, dll).

Sehingga bisa memperbaiki dan mengganti sperma yang
terbuang dan sperma tidak encer.


Untuk orang yang masih kecanduan masturbasi/onani
sebaiknya dilakukan pada saat badan fit.

apa itu onani atau masturbasi bagi pria. (bahan materi Konseling/ BKp)

Onani atau masturbasi bagi pria adalah menyentuh/meraba
bagian tubuh (alat kelamin pria/Mr P) dengan tujuan
merangsang secara seksual dan memberikan kenikmatan seks
bagi pelakunya.

Dimana onani atau masturbasi ini dilakukan dengan :
  • - menyentuh/meraba/menggosok-gosokan
    alat kelamin/Mr P dengan tangan
  • - menyentuh/meraba/menggosok-gosokan
    alat kelamin/Mr P dengan benda.

    seperti guling, sex tox dan benda-benda lainnya
perbuatan onani atau masturbasi adalah perbuatan yang
dibenci oleh Tuhan YME. Selain itu para pelakunya termasuk
dalam perbuatan dan zina dan dampaknya pelakunya banyak
dibenci oleh masyarakat.

Penyebab onani atau masturbasi

Di bawah merupakan penyebab-penyebab onani atau masturbasi:

  • - Nafsu tinggi dan tidak terkontrol
  • - kecanduan dengan kenikmatan onani dan mastubasi
  • - melihat gambar-gambar wanita cantik dan sexy
  • - melihat situs-situs porno
  • - kecanduan artis porno amerka dan barat
  • - kecanduan artis porno jepang
  • - membaca/mendengar cerita-cerita seks
  • - Ketagihan sama kenikmatan onani atau masturbasi
  • - fantasi-fantasi seks yang tidak tersalurkan
  • - sendiri dan tidak ada aktivitas pada saat libur
 Bagaimana mengatasi kecanduan Masturbasi/Onani :

  1. 1. Yakin kita bisa sembuh
  2. 2. Cari tahu penyebab Masturbasi/Onani
  3. 3. Cari tahu apa yang menyebabkan kita tahan agar tidak Masturbasi/Onani
  4. 4. Hindari Menyendiri
  5. 5. Hindari barang-barang yang bisa membuat kita melakukan Masturbasi/Onani
    ditempat tidur
  6. 6. Hindari Pornografi dan Semi Porno

Untuk lebih detailnya bisa dibaca pada artikel di bawah :


Tips Cara Mengatasi Kecanduan Masturbasi !


Cara-cara untuk mengatasi kecanduan masturbasi itu diantaranya sepuluh langkah berikut ini.

1) Yang terpenting, yakinlah bahwa kau mampu mengatasi masalah ini. Kau sudah mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu, tentulah kau juga mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani. Untuk memperkuat keyakinan diri itu, biasakanlah diri mengucap dzikir yang relevan, seperti: “Tetapi di sisi Allah-lah tempat kembali terbaik.” (QS Ali ‘Imran [3]: 14)

2) Cari tahulah apa saja keadaan-keadaan dirimu yang memicu dirimu membiasakan diri melakukan masturbasi. Misalnya, kau biasa bermasturbasi setiap kali merasa kesepian, bosan, atau tertekan (stres). Kalau memang begitu, waspadalah dirimu setiap kali berada dalam keadaan begitu. Dalam keadaan begitu, tanamkanlah kembali keyakinanmu bahwa kau mampu menahan diri untuk tidak membiasakan diri melakukan onani. Atasilah berbagai keadaan yang tidak nyaman itu dengan solusi lain yang tidak bersifat seksual. Misalnya dengan cara berdzikir.

3) Temukanlah sebab-sebab mengapa kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu. Lalu berlakukanlah hal-hal yang relevan dengan kasus kebiasaan masturbasimu. Misalnya, kalau kau mampu menahan diri untuk tidak berzina dengan pacarmu karena kau menghargai dirinya setinggi-tingginya, maka hargailah juga dirimu sendiri setinggi-tingginya.

4) Hindari menyendiri! Selalulah bersama orang lain (yang tidak membangkitkan rangsangan seksual), kecuali bila terpaksa. Bila terpaksa menyendiri, misalnya di kamar mandi, jangan berlama-lama! Lima menit sudah cukup. Bila kau membutuhkan waktu yang relatif lama ketika menyendiri (misalnya di kamar mandi) lantaran berbagai aktivitas sekaligus, pisahkanlah aktivitas-aktivitas itu. Jadi, mandi, keramas, gosok gigi, dan lain-lain, hendaknya dilakukan dalam waktu yang tidak bersamaan.

5) Di tempat tidur, singkirkanlah jauh-jauh guling dan barang-barang lain yang dapat kau gosok-gosokkan ke alat kelaminmu. Selain itu, pakailah celana dan baju tertentu yang membuatmu sulit bermain-main dengan alat kelaminmu. Setiap kali kau merasa nafsu birahimu memuncak di tempat tertentu (misalnya di kamar mandi atau tempat tidur), beranjaklah dari situ. Pergilah ke tampat lain. Temuilah orang-orang, ngobrollah tentang apa saja yang jauh dari rangsangan seksual.

6) Di mana pun, hindari pornografi atau pun yang semi porno. Jagalah pandangan mata dan pendengaran telingamu dari segala yang membangkitkan birahi.

7) Setiap kali bangun tidur, segeralah bangkit dengan penuh antusias. Jangan bermalas-malasan.

8) Sibukkanlah dirimu dengan berbagai aktivitas yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual. Utamakanlah aktivitas yang dilakukan bersama orang lain. Misalnya, kau suka membaca buku dan main catur. Ketika kau merasa nafsu seksualmu bangkit alias terangsang, lebih baik main catur bersama orang lain daripada membaca buku sendirian.

8) Sibukkanlah juga pikiranmu dengan berbagai hal yang kau sukai dan jauh dari rangsangan seksual.

9) Bila perlu, mintalah bantuan profesional dari ahlinya, seperti psikolog dan psikiater

30 dampak buruk onani atau mastubasi

sebelumnya penulis telah menuliskan tentang dampak buruk
dari perbuatan onani atau masturbasi.

Silahkan lihat pada artikel di bawah ini :
dampak buruk onani atau masturbasi sahabatku

Salah satu penyebab seseorang melakukan perbuatan ini
adalah karena mereka hanya merasakan kenikmatan saja
dan tidak memikirkan dampak buruk dari perbuatan dosa
tersebut.

Di bawah ini penulis membuat minimal 30 dampak perbuatan
onani atau masturbasi. Di harapkan untuk anda yang ingin
berhenti dari perbuatan onani atau masturbasi dibaca setiap
hari. Jadi selalu kunjung artikel ini setiap hari.

Dampak-dampak perbuatan onani atau mastubasi :
  1. 1. merupakan perbuatan dosa, dimana di akherat nanti
    allah SWT tidak akan memandang pelakunya
  2. 2. menjadi orang yang minder / tidak percaya diri.

    Padahal untuk menjadi orang yang sukses dan kaya
    dibutuhkan kepercayaan diri yang kuat.
  3. 3. membuat daya ingat menjadi lemah

    Padahal untuk menjadi orang yang sukses,kaya dan
    karir cemerlang diperlukan otak yang pintar.

    Selain itu semua wanita (terutama wanita cantik)
    menyukai pria yang berotak pintar.
  4. 4. membuat menjadi orang yang penyendiri
  5. 5. Hidupnya jauh dari ridho Allah SWT
  6. 6. Meninggalkan shalat 5 waktu.

    Karena jika kita melakukan perbuatan onani sampai
    mengeluarkan air mani maka kita harus mandi taubat
    dulu sebelum melakukan shalat 5 waktu agar shalat kita
    sah.

    Biasanya orang yang melakukan onani takut melakukan
    mandi taubat karena takut dicurigai dan ketahuan oleh
    pihak keluarga karena dia habis melakukan perbuatan
    onani atau masturbasi.
  7. 7. membuat rezeki pelakunya menjadi seret/kurang rezeki.

    Jika pelakunya mahasiswa maka akan dikasih
    cobaan - cobaan dimana nilai kuliahnya kurang bagus
    dan lain-lain. Karena jika kita mempunyai kita lulus
    dengan IPK di bawah 3.00 maka kita akan susah
    mencari pekerjaan sebagai karyawan tetap di perusahaan
    besar.

    Jika pelakunya karyawan kantoran dimana masih
    kontrak/os maka kesempatan menjadi karyawan tetap
    menjadi semakin lama atau hilang kesempatannya

    Jika pelakunya karyawan kantoran dimana sudah menjadi
    karyawan tetap maka kesempatan untuk mendapatkan
    posisi yang lebih tinggi akan semakin susah. (Solusinya
    sebenarnya adalah menikah)

    Jika pelakunya adalah wiraswasta/freelance maka rezeki
    untuk menjadi orang kaya/banyak harta akan semakin
    susah.
  8. 8. menyebabkan ejakulasi dini.

    Perbuataan onani atau mastubasi akan menyebabkan
    ejakulasi dini jika dilakukan setiap hari dan berlangsung
    lama.

    Ejakulasi dini ini bisa menyebabkaan istri kita selingkuh
    atau cerai jika perbuatan onani atau mastubasi tidak
    kita hentikan
  9. 9. menyebabkan disfungsi ereksi

    perbuatan onani atau mastubasi akan menyebabkan
    disfungsi ereksi jika dilakukan setiap hari dan
    berlangsung lama.

    Disfungsi ini sudah sangat parah dan pengobatannya
    memerlukan waktu yang sangat lama dibandingkan
    ejakulasi dini.

    Disfungsi ini bisa menyebabkan istri kita selingkuh
    atau cerai jika kita tidak berhenti dari perbuatan
    onani atau mastubasi.

    Bahkan para wanita tidak akan mau menikahi kita
    jika kita mengalami disfungsi ereksi

  10. 10. menyebabkan kekurangan kalsium
  11. 11. Dibenci dan dijauhi oleh masyarakat

    Karena perbuatan onani atau masturbasi adalah
    perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT/Tuhan Yang
    Maha Esa.

    Kalau tuhan benci pasti seluruh makhluk baik di langit
    dan di bumi akan ikut benci.

    Solusinya adalah dengan melakukan taubat dari Per
    buatan ini dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan
    ini lagi. Karena Allah SWT/Tuhan YME Maha Pemaaf
    dan menerima semua taubat makhluknya.
Silahkan terus kunjungi halaman ini. Karena penulis akan
melengkapi terus dampak buruk onani atau masturbasi.
Dan sebagai catatan jika seseorang masih melakukan
perbuatan onani/masturbasi dalam 40 hari terakhir berarti
tandanya ia masih kecanduan onani atau mastubasi

Mungkin anda ingin menambahkan atau sharing tentang
dampak buruk perbuatan onani/mastubasi. Silahkan berikan
komentar anda di kolom komentar di bawah.  (obat-kecanduan.blogspot.com)

Mengatasi Kecanduan Seks.

Tidak dipungkiri lagi zaman sekarang untuk mengakses film-film porno, gambar porno, adan apapun yang berbau sex sangan mudah di dapat. sehingga akibatnya kita merasa kecanduan untuk selalu menonton atau mendownload film terbarunya. Contoh ketika anak SMP ditanya "kenal nggak  dengan "MIYABI" ? dan anak itu pun tersenyum malu, artinya ia sudah paham dan hapal seluk beluk dan karakter sang bintang film porno asal jepang tersebut.Sungguh memprihatinkan penulis. Survei yang saya lakukan dari 10 anak SMP hanya 2 yang tidak mengenal MIYABI. Ini berarti otak generasi muda kita telah dikotori oleh "pornografi"  sehingga dampaknya anak akan menjadi tidak mau untuk berfikir, belajar, motivasi belajar yang rendah,  rendah diri, penyendiri, anak yang miskin mental (apatis, iri, dengki, dan tidak mandiri). Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Orang bijak sering mengatakan, hal apapun jika terlalu berlebihan adalah buruk akibatnya. Bagaimana dengan tindak dan aktivitas seksual? Apakah orang yang sangat kecanduan seks juga buruk akibatnya. Mungkin ada yang mengatakan Iya adapula yang membantahnya. Tak perlu diperdebatkan, tapi simak informasi berikut tentang masalah kecanduan seks ini.

Apa itu kecanduan seks?

Para ahli menyimpulkan bahwa kecanduan seksual adalah aktifitas seksual yang kemudian menjadi tak terkontrol. Kecanduan terhadap seks memaksa si 'penderita' untuk selalu mencari peluang dan bisa berhubungan seksual tiap saat, yang bisa berpengaruh terhadap diri sendiri, hubungan sosial dan lingkup pekerjaan.

Bagi Pria pecandu seks, hal ini dapat mendatangkan ‘malapetaka’ bagi dirinya sendiri, apalagi bila tidak disertai pikiran yang dewasa. Masalahnya pecandu seks umumnya merasa tidak ada yang salah dengan dirinya. Kebanyakan dari Pecandu seks akan menyangkal jika ada yang mengatakan dirinya bermasalah. Alasan yang ‘pintar’pun kerap terucap dari pecandu seks, jika pada mereka ditanyakan alasan mengapa baginya seks adalah segalanya.

Kecanduan seks bentuknya bisa macam-macam, tapi pada umumnya berupa perilaku di luar kontrol. Perilaku tersebut misalnya :
- Menyukai hal-hal berbau pornografi secara berlebihan
- Ekshibisionis dan sejenisnya
- Terlalu sering masturbasi
- Suka Telepon atau internet seks
- Affair yang dilakukan dengan banyak orang
- Seks beresiko (high risk sex)

Seks dapat menjadi satu 'ketergantungan' sama halnya saat Anda tergantung pada alkohol dan minuman keras lainnya. Selama melakukan hubungan seks, tubuh kita menghasilkan satu reaksi kimia yang membuat kita merasa 'nyaman' dan tenang.

Beberapa orang menjadi kecanduan terhadap 'khasiat' dari reaksi kimia ini dan menjadi terobsesi untuk selalu mendapatkan sensasi seks yang lebih tinggi lagi. Dan tubuhpun terbiasa dengan reaksi kimia ini, sehingga para 'pecandu' itu selalu berusaha untuk mempertahankan kegiatan seksualnya, agar mendapatkan 'kondisi' yang telah terbiasa itu.

Bedanya pecandu seks dan penikmat seks, pecandu seringkali tidak peduli jika dirinya dalam bahaya saat ingin melakukan aksi seksualnya. Penikmat seks masih bisa berpikir ‘lurus’ dan mundur jika aksi seksualnya akan mendatangkan bahaya atau malu, baik pada dirinya ataupun pada pasangannya. Sedangkan pecandu akan jalan terus dan tidak peduli dengan konsekuensinya.

Sekitar 2-6 persen dari jumlah populasi penduduk dunia mengalami kecanduan seksual. Tapi bisa jadi kenyataannya lebih besar dari jumlah itu, mengingat para pencandu biasanya malu untuk mengakui keadaan dirinya dan tak punya keberanian mengunjungi dokter untuk mencari bantuan.

Batasan untuk yang mengidap ketagihan seks ini pun tidak terbatas usia, pekerjaan dan jenis kelamin. Sejak penggunaan internet semakin meluas, dimana layanan jasa berbau seks semakin murah dan mudah, para ahli memperkirakan para penderita pecandu seks semakin bertambah jumlahnya.

Dr. Patrick Carnes, salah satu ahli di bidang perlaku penyimpangan dan kecanduan seksual, mengatakan bahwa ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai tentang kecanduan seksual, yakni:

1. Merasa bahwa tindakan Anda mulai tak terkontrol

2. Kecenderungan untuk melakukan aktifitas seksual yang merusak / beresiko tinggi

4. Suka berfantasi seksual untuk memenuhi keinginan seksual yang tak bisa tercapai

5. Merasa tak mampu untuk menghentikan sikap kita, walaupun tahu tentang segala konsekuensi atas tindakan Anda tersebut

6. Selalu menginginkan aktifitas seksual yang lebih, minimal seperti yang pernah didapatnya atau malah lebih dari itu

7. Lebih banyak menghabiskan waktu hanya untuk memenuhi keinginan seksual dan segala hal seputar aktifitas seksual

8.. Lebih mementingkan aktifitas seksual diatas kebutuhan untuk bersosialisasi, urusan pekerjaan dan hiburan yang lainnya.

9. Selalu ingin melakukan hal-hal yang berbau seksual

Bagaimana Mengatasi
Jika Anda merasa memiliki perilaku seperti disebutkan di atas, yang pertama harus disadari adalah kecanduan seksual adalah masalah serius yang tidak akan hilang dengan sendirinya. Anda harus mendapatkan pengobatan atau terapi untuk menyembuhkannya.

Kebanyakan penderita merasa kesulitan untuk mengubah perilakunya sendiri. Anda mungkin bisa mengurangi kegiatan seksual untuk sementara, tetapi biasanya siklusnya akan semakin sering dan sulit untuk diputus. Jasa terapi dari para profesional bisa membantu Anda memahami apa yang terjadi dan menguatkan semangat Anda untuk mengubahnya menjadi kehidupan seksual yang lebih sehat.

Mengobati kecanduan seks, seperti kecanduan lainnya, sangat tergantung dari orang bersangkutan. Jika ia bisa menyadari bahwa perbuatannya salah dan ada kemauan untuk mengubahnya, pengobatan menjadi lebih mudah. Proses pengobatan bisa berupa serangkaian terapi mengenai kesehatan seksual, hubungan cinta yang sehat, pernikahan, atau mengikuti program support group. Terkadang obat-obatan tertentu, seperti Prozac atau Anafranil, diperlukan untuk menahan dorongan seksual yang berlebihan.

Jika pasangan Anda mengalami kecanduan seksual, hal ini adalah tantangan untuk Anda untuk membantunya mengubah perilakunya. Perlu Anda sadari juga bahwa tidak ada seorang pun yang bisa sembuh dari rasa ketagihan kecuali ia menerima bahwa dirinya punya masalah dan bertekad untuk berubah. Memiliki pasangan yang kecanduan seks memang berat dan membingungkan, tetapi bukan tak mungkin hal ini disembuhkan. Anda hanya perlu mendorongnya untuk berkonsultasi ke dokter.

Sumber = www.cbn.net.id

Minggu, 05 September 2010


Ambillah waktu untuk berpikir,
itulah sumber kekuatan.

Ambillah waktu untuk bermain,
itulah rahasia tetap awet muda.

Ambillah waktu untuk membaca,
itulah sumber hikmat.

Ambillah waktu untuk berteman,
itulah sumber kebahagiaan.

Ambillah waktu untuk berdiam,
itulah kesempatan untuk mencari nurani dan jati diri.

Ambillah waktu untuk mencintai & dicintai,
itulah anugerah Tuhan yang terbesar.

Ambillah waktu untuk tertawa,
itulah musik jiwa.

Ambillah waktu untuk belajar & berjuang sebagai tanggung jawab,
untuk membangun kemandirian kita sebagai manusia

Ambillah waktu untuk berdoa,
itulah kekuatan terbesar di permukaan bumi ini..

By Andrie Wongso

BAB V skripsi gue (alhamdulillah akhirnya Kelar juga)

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
5.1. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab terdahulu, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
Hasil pengolahan data yang diperoleh dari pemberian test dengan menggunakan analisis uji t, didapatknan pada taraf signifikansi 5 % dengan derajat kebesaran 7, ditemukan harga t hitung lebih besar dari harga t kritik, bahwa Ha (Hipotesis Kerja) untuk signifikansi pada tingkat kepercayaan 5 % yang diajukan dalam penelitian ini diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.
Berdasarkan hasil pre-test dan posttest, siswa yang motivasi belajar semula rendah, setelah mengikuti kegiatan layanan bimbingan kelompok, motivasi belajar siswa menjadi lebih baik atau meningkat. Hal ini berarti bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa atau berpengaruh terhadap motivasi belajar.

5.2 . Saran
Berdasarkan kesimpulan penelitian maka saran yang dapat diberikan adalah :
1. Kepada Siswa
Kepada siswa disarankan apabila memiliki masalah motivasi belajar rendah agar dapat melakukan bimbingan kelompok kepada guru pembimbing (guru BK di sekolah masing-masing).
2. Kepada guru Pembimbing (Guru BK)
Kepada guru pembimbing hendaknya dapat membantu dan membimbing siswa dalam meningkatkan motivasi belajarnya dengan menggunakan layanan bimbingan kelompok.
3. Kepada Tenaga Kependidikan Lainnya
Kepada Tenaga Kependidikan Lainnya seperti guru, dan warga sekolah diharapkan dapat menjadi motivator dan fasilitator belajar yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar bagi siswa.